SELAMATKAN BUMI
EVERY DAY IS EARTH DAY
Mengangkat lagi Environmentally Sustainable Cities
Kota-kota di dunia berkembang semakin mengkhawatirkan. Kerusakan dan pengrusakan lingkungan di perkotaan terus berlangsung dengan kecepatan yang membahayakan. Sayangnya masih banyak orang seolah tidak mau tau bahaya lingkungan yang mengancam manusia perkotaan. Kekhawatiran itu terungkap dalam High Level Seminar on Environmentally Sustainable Cities (ESC) yang dihelat oleh KLH di Jakarta baru-baru ini. …read more!
Pelabuhan yang berlokasi di antah berantah….
Kota-kota pelabuhan memasuki babak baru dengan diberlakukannya Undang-Undang Pelayaran dan Peraturan Pemerintah tentang Kepelabuhanan. Kedua perangkat hukum itu cukup lengkap mengatur segala kegiatan di pelabuhan. Sayangnya, terkesan bahwa pelabuhan dianggap sebagai “negara dalam negara” yang punya otoritas sendiri. Seolah-olah pelabuhan tidak berada di wilayah tersendiri dan tak ada keterkaitan dengan pemerintah daerah otonom. Peran Pemerintah Daerah dalam pelabuhan hanya sekedar macan ompong. …read more!
Es mencair di Arctic, kerugian US $ 24 trillion dollar
Akibat merugikan dari pemanasan global semakin hari semakin besar. Sebuah laporan menyebutkan bahwa kerugian total akibat mencairnya es di Arctic, akibat pemanasan global, pada tahun 2050 akan mencapai 24 trillion US Dollar. Kerugian sebesar itu terutama disebabkan oleh banjir, gelombang panas, kenaikan permukaan air laut. Pada penelitian sebelumnya, kerugian sebesar itu baru akan dicapai pada tahun 2100. …read more!
Terminal-3 Cengkareng tidak ramah lingkungan
Untuk pertama kalinya, Rabu (27/01) saya menggunakan Terminal-3 Cengkareng untuk boarding, kembali ke Surabaya. Sebelumnya pernah juga melalui kedatangan terminal-3, tapi karena hanya sekedar keluar dan langsung menuju Jakarta, jadi tidak sempat memperhatikan keadaan terminal. Kemarin, saya “terpaksa” tinggal hampir 5 jam di Terminal-3, jadi sempat mengamati beberapa hal. Kesimpulannya, Terminal-3 Cengkareng, tidak ramah lingkungan, boros energi, tidak sesuai dengan tuntutan jaman sekarang, alias “tidak gaul”. …read more!
Memahami statistik dalam MDG’s
Sudah disepakati secara internasional, bahwa pada tahun 2015, diharapkan setengah dari penduduk bumi dapat dientaskan dari kemiskinan. Itu salah satu tujuan Millenium Development Goals (MDGs). MDG dicanangkan di tahun 2000, dengan tujuan agar negara dan bangsa-bangsa melakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Tahun 2010, adalah peroide yang digunakan untuk menilai, seberapa jauh target MDG sudah dicapai. Pertanyaan yang sangat penting untuk dijawab adalah “Bagaimana sebenarnya memahami MDG sebagai tujuan pembangunan”. …read more!
Apa dan bagaimana setelah COP 15 Copenhagen
Tahun 2009 beberapa jam lagi segera berakhir. Konperensi Iklim COP15 baru saja ditutup di Copenhagen. Meski ada kesepakatan yang didapat, tapi secara substansi hasil COP-15 Copenhagen jauh dari harapan. Kesepakatan antar kepala negara terlalu umum, perlu beberapa tahapan lagi untuk menjadikan kesepakatan itu sebagai program aksi di lapangan untuk mengurangi pemanasan global. …read more!
COP15 dan skeptis yang mempertanyakan perubahan iklim
Konperensi besar COP 15 UNFCCC telah resmi dimulai. Menurut berita perwakilan dari 192 negara hadir di Copenhagen, Denmark untuk “bernegosiasi” bagaimana mengatasi perubahan iklim yang terjadi. Perhelatan akbar PBB ini barangkali termasuk yang terbesar dibanding event-event PBB yang lain. Menurut rencana, Presiden Amerika, Barack Obama akan hadir pada penutupan COP 15. …read more!
Surabaya tuan rumah konperensi sanitasi internasional
Setelah menjadi tuan rumah konperensi transportasi internasional pada bulan Nopember 2009, Surabaya kembali menjadi tempat pelaksanaan konperensi internasional di awal 2010. International Water Association (IWA) bekerjasama dengan BORDA akan menjadi pelaksanan Konperensi Internasional Sanitasi di Surabaya pada tgl 23-25 Maret 2010. Sebagai tuan rumah, menjadi sangat penting menggalakkan pengelolaan sanitasi di Surabaya. …read more!
COP 15 Copenhagen dibayang-bayangi kegagalan
Tanggal 23 Nopember lalu, Indonesia mengadakan Dialog Nasional tentang Perubahan Iklim. Dialog ini dimaksudkan untuk menyempurnakan Second National Communication (SNC) for Climate Change yang akan dibawa ke pertemuan COP 15 UNFCCC di Copenhagen Desember ini. KLH sangat optimis dengan COP 15 UNFCCC akan menghasilkan kesepakatan tindak lanjut Bali Road Map. Tapi Prof. Emil Salim, mantan Menteri LH, ragu dengan kesungguhan negara-negara maju (terutama Amerika) untuk menghasilkan kesepatan yang signifikan. …read more!
Amunisi apa yang dibawa Indonesia ke Copenhagen (COP 15) ???
Hanya sekitar 2 mingguan lagi COP 15 UNFCCC akan diadakan di Copenhagen. Kegiatan spektakuler yang diikuti banyak pihak dan menjadi fokus perhatian banyak orang. Banyak pihak skeptis bahwa COP 15 Copenhagen tidak akan menghasilkan kesepakatan yang berarti. Tapi tidak sedikit yang masih bersemangat tinggi untuk mencapai kesepakatan. Itulah yang muncul dalam National Dialog for Climate Change, Get ready for Copenhagen, yang diadakan KLH dan UNDP di Jakarta 23 Nopember 2009. …read more!
Mencermati instrumen ekonomi dalam pengelolaan lingkungan
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup baru saja disahkan. Banyak hal yang diatur dalam Undang-Undang yang baru ini, salah satu diantaranya adalah tentang instrumen ekonomi dalam pengelolaan Lingkungan Hidup. Subyek ini merupakan sesuatu yang baru, pada undang-undang LH yang lama subyek ini belum diatur. …read more!
Guru kencing berdiri, murid kencing berlari, di acara seleksi calon Menteri
Sepanjang hari Sabtu dan Minggu 18 Oktober 2009, mata para politikus dan mungkin banyak orang Indonesia tertuju ke Cikeas, rumah pribadi Presiden SBY. Hari itu dihelat acara “seleksi” para calon menteri kabinet 2009-2014. Masyarakat berharap para menteri baru itu bisa menggenapi janji-janji SBY waktu kampanye lalu. Tapi apa hubungannya seleksi calon menteri dengan pepatah lama Guru kencing berdiri, murid kencing berlari ??. …read more!
Blog Action Day 2009: Transpotasi tidak semakin baik
Hari ini para blogger di seluruh dunia melakukan Blog Action Day dengan mengambil topic “Climate Change”. Para blogger diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya untuk menghambat gejala climate change (perubahan iklim) yang terjadi sekarang. Salah satunya dengan menulis posting di blog masing-masing pada tanggal 15 Oktober 2009.
Untuk itu, saya merilis satu post tentang perkembangan sistem transportasi yang ternyata tidak semakin baik. Hal itu terungkap dalam sebuah laporan dari WBCSD (World Business Council for Sustainable Development), yang menyatakan bahwa transportasi perkotaan tidak semakin baik dalam beberapa tahun terakhir ini. Dengan kata lain, sebenarnya transportasi perkotaan di seluruh dunia semakin buruk. Kesimpulan ini tentu sangat memprihatinkan ditengah terjadinya climate change (perubahan iklim) secara global. …read more!
Menteri Lingkungan Hidup cuma kaplingan parpol doang
Beberapa waktu lalu salah satu stasiun TV menayangkan hasil dari sebuah lembaga survey. Lembaga itu membuat survei kepada sejumlah responden di berbagai kota tentang calon Menteri yang akan mengisi Kabinet Presiden SBY yang akan datang. Salah satu yang sempat saya lihat adalah hasil survey untuk posisi Menteri Lingkungan Hidup, yang disebut-sebut sebagai “kotak penampungan kader parpol“. …read more!
Mengembangkan urine sebagai enerji alternatif
Sesungguhnya Tuhan menciptakan alam demikian baik. Di tengah krisis enerji yang mengancam dunia, para ahli terus berupaya memanfaatkan ciptaan Tuhan untuk mencari solusi krisis enerji. Di Ohio University, Amerika, sejumlah ahli sedang mengembangkan penggunaan urin (air seni) sebagai enerji alternatif. …read more!

