<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kali Surabaya Kritis, Beban Berat PDAM</title>
	<atom:link href="http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/</link>
	<description>Keep Our Cities be Sustainable</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 06:01:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: soleh</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-565</link>
		<dc:creator>soleh</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 22:34:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-565</guid>
		<description>Bagaimana dengan Penggunaan Sungai Kalimas sebagai Bahan Baku Air Minum untu Kapal Kapal terutama Untuk Kapal PENUMPANG DAN ABK KAPAL</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana dengan Penggunaan Sungai Kalimas sebagai Bahan Baku Air Minum untu Kapal Kapal terutama Untuk Kapal PENUMPANG DAN ABK KAPAL</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Togar Silaban</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-536</link>
		<dc:creator>Togar Silaban</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 08:01:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-536</guid>
		<description>@ Dwi Mulyono Nugroho
Pertanyaan ini nampakanya sederhana, tapi sulit menjawabnya. Seperti telah saya uraikan sedikit diatas, kalau bicara kualitas air PDAM, itu berarti air yang dialirkan ke rumah-rumah, yang keluar dari keran di rumah. 
Untuk menjaga kualitas air PDAM bagus sampai di rumah (artinya memenuhi standar kualitas yang ditetapkan), maka yang pertama adalah, penolahan di instalasi harus memenuhi standar. bagaimana menjaga kualitas di instalasi supaya standar, ya PDAM harus mengolah berdasarkan air baku yang masuk. Kalau air baku baik, maka beban PDAM ringan, karena cukup mengolah dengan metoda dan teknik yang standar. Metoda ini sudah dipunyai PDAM. 

Kalau kualitas air baku buruk, maka PDAM harus melakukan metoda dan teknik ekstra untuk mencapai kualitas yang ditetapkan. Semakin buruk kualitas air baku, maka semakin besar teknik ekstra mengolah air baku tersebut. Berarti semakin tinggi biaya pengolahan yang harus dikeluarkan oleh PDAM. 

Meski kualitas air PDAM di instalasi sudah sesuai ketentuan, belum menjamin, kalau yang keluar dari keran akan sesuai dengan di instalasi. Jaringan perpipaan PDAM masih belum bisa membawa air yang baik, sampai di tujuan. 
Ada beberapa penyebab belum baiknya jaringan perpipaan itu. Rendahnya kualitas perpipaan disebabkan antara lain karena pemasangan pipa pada waktu konstruksi kurang baik. Artinya, pelaksanaan dilapangan belum sesuai dengan standar yang diharapkan. Detail design atau perencanaan pemasangan pipa mungkin sudah sesuai standar, tapi pelaksanaan dilapangan oleh petugas lapangan belum sesuai standar. Contoh sederhana adalah pipa harus dibersihkan sebelum disambung satu sama lain. Pembersihan kotoran itu sangat penting. Tapi kenyataan di lapangan, mungkin hampir tidak ada pipa yang dibersihkan sewaktu pemasangan. 

Contoh lain adalah tentang material pasir pendukung (bedding) pipa dalam tanah, seharusnya adalah pasir halus dengan tingkat kekasaran tertentu. Dimana tidak boleh ada kerikil (meskipun kecil) dalam material pasir pendukung. Bila ada kerikil, bisa mengakibatkan kebocoran pada pipa, terutama bila ada getaran pada lokasi penanaman pipa.

Kualitas pekerjaan konstruksi pemasangan pipa, sangat menentukan kualitas perpipaan yang berujung pada kualitas air di dalam pipa.
Lantas bagaimana menjamin supaya kualitas konstruksi supaya baik. Ya designnya baik, kontraktornya harus baik, pengawasnya juga baik, dan pemilik proyeknya (pimpro) nya baik. Kalau air yang keluar dari keran belum baik, maka berarti ada hal-hal diatas yang belum baik.

Banyak sekali hal-hal teknis yang menyebabkan rendahnya jaringan perpipaan, termasuk adanya jaringan lama, yang mungkin sudah bocor. Bila jaringan perpipaan sudah baik, maka air yang keluar dari keran akan baik juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Dwi Mulyono Nugroho<br />
Pertanyaan ini nampakanya sederhana, tapi sulit menjawabnya. Seperti telah saya uraikan sedikit diatas, kalau bicara kualitas air PDAM, itu berarti air yang dialirkan ke rumah-rumah, yang keluar dari keran di rumah.<br />
Untuk menjaga kualitas air PDAM bagus sampai di rumah (artinya memenuhi standar kualitas yang ditetapkan), maka yang pertama adalah, penolahan di instalasi harus memenuhi standar. bagaimana menjaga kualitas di instalasi supaya standar, ya PDAM harus mengolah berdasarkan air baku yang masuk. Kalau air baku baik, maka beban PDAM ringan, karena cukup mengolah dengan metoda dan teknik yang standar. Metoda ini sudah dipunyai PDAM. </p>
<p>Kalau kualitas air baku buruk, maka PDAM harus melakukan metoda dan teknik ekstra untuk mencapai kualitas yang ditetapkan. Semakin buruk kualitas air baku, maka semakin besar teknik ekstra mengolah air baku tersebut. Berarti semakin tinggi biaya pengolahan yang harus dikeluarkan oleh PDAM. </p>
<p>Meski kualitas air PDAM di instalasi sudah sesuai ketentuan, belum menjamin, kalau yang keluar dari keran akan sesuai dengan di instalasi. Jaringan perpipaan PDAM masih belum bisa membawa air yang baik, sampai di tujuan.<br />
Ada beberapa penyebab belum baiknya jaringan perpipaan itu. Rendahnya kualitas perpipaan disebabkan antara lain karena pemasangan pipa pada waktu konstruksi kurang baik. Artinya, pelaksanaan dilapangan belum sesuai dengan standar yang diharapkan. Detail design atau perencanaan pemasangan pipa mungkin sudah sesuai standar, tapi pelaksanaan dilapangan oleh petugas lapangan belum sesuai standar. Contoh sederhana adalah pipa harus dibersihkan sebelum disambung satu sama lain. Pembersihan kotoran itu sangat penting. Tapi kenyataan di lapangan, mungkin hampir tidak ada pipa yang dibersihkan sewaktu pemasangan. </p>
<p>Contoh lain adalah tentang material pasir pendukung (bedding) pipa dalam tanah, seharusnya adalah pasir halus dengan tingkat kekasaran tertentu. Dimana tidak boleh ada kerikil (meskipun kecil) dalam material pasir pendukung. Bila ada kerikil, bisa mengakibatkan kebocoran pada pipa, terutama bila ada getaran pada lokasi penanaman pipa.</p>
<p>Kualitas pekerjaan konstruksi pemasangan pipa, sangat menentukan kualitas perpipaan yang berujung pada kualitas air di dalam pipa.<br />
Lantas bagaimana menjamin supaya kualitas konstruksi supaya baik. Ya designnya baik, kontraktornya harus baik, pengawasnya juga baik, dan pemilik proyeknya (pimpro) nya baik. Kalau air yang keluar dari keran belum baik, maka berarti ada hal-hal diatas yang belum baik.</p>
<p>Banyak sekali hal-hal teknis yang menyebabkan rendahnya jaringan perpipaan, termasuk adanya jaringan lama, yang mungkin sudah bocor. Bila jaringan perpipaan sudah baik, maka air yang keluar dari keran akan baik juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dwi mulyo nugroho</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-535</link>
		<dc:creator>dwi mulyo nugroho</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 15:54:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-535</guid>
		<description>pak,saya dwi mul dari ITS dan saya hanya mau tanya kira2 bagaimana solusi yg pas menurut bapak guna mengendalikan kualitas air PDAM di sby saat ini?trima kasi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak,saya dwi mul dari ITS dan saya hanya mau tanya kira2 bagaimana solusi yg pas menurut bapak guna mengendalikan kualitas air PDAM di sby saat ini?trima kasi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Togar Silaban</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-353</link>
		<dc:creator>Togar Silaban</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 09:37:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-353</guid>
		<description>@ Nurul Fadlilah:
Perlu dibedakan antara air Kali Surabaya dan air PDAM. Pemilahan itu perlu supaya kita lebih jelas melihat permasalahannya dan mencari solusinya.

Air Kali Surabaya memang tercemar, dan perlu usaha yang sungguh-sungguh dari semua pihak untuk memperbaikinya. Pemerintah, kalangan industri disepanjang Kali Surabaya dan masyarakat yang juga menggunakan kali Surabaya.

Kualitas Air PDAM, adalah tanggung jawab PDAM sebagai produsen untuk memberikan kualitas standar kepada konsumennya. Seburuk apapun kualitas air baku, PDAM berkewajiban memberikan kualitas air yang baik bagi masyarakat. Hal itu diamanatkan oleh undang-udang dan Peraturan Pemerintah. 

PDAM tidak boleh lari dari tanggung jawab itu meski air baku (Kali Surabaya) tercemar berat. Apalagi pelanggan dijamin oleh Undang-Undang perlindungan konsumen untuk mendapatkan produk (air ) yang  baik. Tidak ada alasan PDAM memberikan air kualitas rendah karena Air Kali Surabaya tercemar. Ini perlu difahami oleh banyak orang, supaya jelas kemana masyarakat harus menuntut kalau air PDAM nya jelek. 

Mengajak msyarakat tidak mengkonsumsi air PDAM, menurut saya juga kurang bijak, kecuali mereka adalah produsen air kemasan. Yang penting adalah meminta PDAM memenuhi tanggung jawabnya memberikan air sesuai standar yang ditetapkan. 

Kalau kemudian air bakunya jelek, PDAM lah yang meminta itu kepada penyuplai air baku. 

Meski begitu kita mesti semua ikut membantu menjaga kualitas air Kali Surabaya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Nurul Fadlilah:<br />
Perlu dibedakan antara air Kali Surabaya dan air PDAM. Pemilahan itu perlu supaya kita lebih jelas melihat permasalahannya dan mencari solusinya.</p>
<p>Air Kali Surabaya memang tercemar, dan perlu usaha yang sungguh-sungguh dari semua pihak untuk memperbaikinya. Pemerintah, kalangan industri disepanjang Kali Surabaya dan masyarakat yang juga menggunakan kali Surabaya.</p>
<p>Kualitas Air PDAM, adalah tanggung jawab PDAM sebagai produsen untuk memberikan kualitas standar kepada konsumennya. Seburuk apapun kualitas air baku, PDAM berkewajiban memberikan kualitas air yang baik bagi masyarakat. Hal itu diamanatkan oleh undang-udang dan Peraturan Pemerintah. </p>
<p>PDAM tidak boleh lari dari tanggung jawab itu meski air baku (Kali Surabaya) tercemar berat. Apalagi pelanggan dijamin oleh Undang-Undang perlindungan konsumen untuk mendapatkan produk (air ) yang  baik. Tidak ada alasan PDAM memberikan air kualitas rendah karena Air Kali Surabaya tercemar. Ini perlu difahami oleh banyak orang, supaya jelas kemana masyarakat harus menuntut kalau air PDAM nya jelek. </p>
<p>Mengajak msyarakat tidak mengkonsumsi air PDAM, menurut saya juga kurang bijak, kecuali mereka adalah produsen air kemasan. Yang penting adalah meminta PDAM memenuhi tanggung jawabnya memberikan air sesuai standar yang ditetapkan. </p>
<p>Kalau kemudian air bakunya jelek, PDAM lah yang meminta itu kepada penyuplai air baku. </p>
<p>Meski begitu kita mesti semua ikut membantu menjaga kualitas air Kali Surabaya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nurul Fadlilah</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-351</link>
		<dc:creator>Nurul Fadlilah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 07:25:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-351</guid>
		<description>Problem pencemaran kali Surabaya memang sangat kompleks. Sangat miris memang, kondisi air yang tidak layak ternyata masih dikonsumsi oleh banyak orang. Apalagi kita sebagai konsumen PDAM memang sangat dirugikan. Dampak bagi kesehatan memang tidak secara langsung terlihat. Namun bagaimana jika lima atau sepuluh tahun kemudian muncul penyakit-penyakit aneh yang menyerang warga. Keadaan fisik air PDAM Surabaya juga dikatakan sangat tidak layak. Karena tidak memenuhi kriteria air yang bersih, air PDAM keruh dan terkadang berbau. Jadi saran dari saya bagi pengguna air PDAM untuk tidak mengkonsumsinya. Maksudnya yaitu gunakan air PDAM hanya sebatas mencuci dan mandi saja. Sedangkan untuk keperluan memasak dan minum, gunakan air sumur atau air isi ulang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Problem pencemaran kali Surabaya memang sangat kompleks. Sangat miris memang, kondisi air yang tidak layak ternyata masih dikonsumsi oleh banyak orang. Apalagi kita sebagai konsumen PDAM memang sangat dirugikan. Dampak bagi kesehatan memang tidak secara langsung terlihat. Namun bagaimana jika lima atau sepuluh tahun kemudian muncul penyakit-penyakit aneh yang menyerang warga. Keadaan fisik air PDAM Surabaya juga dikatakan sangat tidak layak. Karena tidak memenuhi kriteria air yang bersih, air PDAM keruh dan terkadang berbau. Jadi saran dari saya bagi pengguna air PDAM untuk tidak mengkonsumsinya. Maksudnya yaitu gunakan air PDAM hanya sebatas mencuci dan mandi saja. Sedangkan untuk keperluan memasak dan minum, gunakan air sumur atau air isi ulang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Togar Silaban</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-125</link>
		<dc:creator>Togar Silaban</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 01:49:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-125</guid>
		<description>Terimakasih Pak Hendratna,
Salam untuk anda di negeri orang.
Pertama, saya luruskan bahwa artikel diatas adalah berita dari koran yang saya postingkan ulang. Jadi bukan artikel saya. Yang perlu diluruskan lagi adalah nama saya adalah Togar jadi BUKAN TIGOR.
Kedua, kontak komunikasi email akan saya balas lewat japri. Telepon kantor dan alamat rumah sebenarnya ada pada Contact.
Ketiga dengan senang hati saya bersedia bertukar pikiran dengan anda. Perjalanan anda di negeri orang bisa dimanfaatkan menambah referensi bagi perbaikan kualitas air kali Surabaya. (Jangan menyebut minta petunjuk dari saya, sebab saya juga ingin belajar dari anda).
Persoalan kualitas air kali Surabaya memang cukup kompleks. Tidak mungkin diuraikan dalam kolom komentar ini. Saya mencoba menyajikan beberapa posting, memang rasanya masih belum ditarik benang merahnya. Suatu saat saya akan coba tulis dengan lebih lengkap. Semoga, saatnya cepat tiba. (Saya orang yang agak sulit membagi waktu terutama untuk menulis)
Terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih Pak Hendratna,<br />
Salam untuk anda di negeri orang.<br />
Pertama, saya luruskan bahwa artikel diatas adalah berita dari koran yang saya postingkan ulang. Jadi bukan artikel saya. Yang perlu diluruskan lagi adalah nama saya adalah Togar jadi BUKAN TIGOR.<br />
Kedua, kontak komunikasi email akan saya balas lewat japri. Telepon kantor dan alamat rumah sebenarnya ada pada Contact.<br />
Ketiga dengan senang hati saya bersedia bertukar pikiran dengan anda. Perjalanan anda di negeri orang bisa dimanfaatkan menambah referensi bagi perbaikan kualitas air kali Surabaya. (Jangan menyebut minta petunjuk dari saya, sebab saya juga ingin belajar dari anda).<br />
Persoalan kualitas air kali Surabaya memang cukup kompleks. Tidak mungkin diuraikan dalam kolom komentar ini. Saya mencoba menyajikan beberapa posting, memang rasanya masih belum ditarik benang merahnya. Suatu saat saya akan coba tulis dengan lebih lengkap. Semoga, saatnya cepat tiba. (Saya orang yang agak sulit membagi waktu terutama untuk menulis)<br />
Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hendratna</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-124</link>
		<dc:creator>hendratna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 08:35:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-124</guid>
		<description>kami sangat tertarik dengan masalah air sungai kalimas yang tercemar menyebabkan kerugian kepada rakyat dan pemerintah daerah
hendratna.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kami sangat tertarik dengan masalah air sungai kalimas yang tercemar menyebabkan kerugian kepada rakyat dan pemerintah daerah<br />
hendratna.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hendratna</title>
		<link>http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/comment-page-1/#comment-123</link>
		<dc:creator>hendratna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 08:32:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.togarsilaban.com/2007/10/31/kali-surabaya-kritis-beban-berat-pdam/#comment-123</guid>
		<description>kepada yth,
bpk Tigor Silaban.
di tempat.

setelah membaca artikel bapak masalah kali surabaya yang sedang dalam keadaan kurang bersih membuat perusahaan air minum surabaya dalam keadaan yang kurang sehat.

perkenankan saya memperkenalkan diri dengan nama hendratna asal surabaya sejak lahir, dan saat ini saya berdomisili di california, amerika sejak th.1999 dalam rangka mengantar anak-2 masuk sekolah di bay area ini.

untuk diketahui saya baru berada di surabaya bulan nopember yang lalu dalam rangka mensurvey pabrik2 yang mempunyai masalah dengan air limbahnya untuk membantu dalam meringankan beaya dan yang terutama untuk menetralisir air limbahnya menjadi air yang layak dibuang di sungai.
dalam rangka tahap pertama kami akan membagikan semacam  kepada pabrik2 dan setelah diisi dikirimkan kembali kepada kami dan akan kami bahas dengan consultant yang ada di amerika ini,yang mana kami sebagai perwakilan atau distributor dari perusahaan tersebut yang mau membantu kami dalam masalah waste water treatmentnya.

sehubungan dan sejalan dengan ini kami ingin memohon petunjuk dan saran dari bapak mengenai permasalah-2an yang ada saat ini, mungkin dapat bekerjasama dalam hal ini.

kalau diperbolehkan apakah bisa mendapatkan address email bapak dan nomer telpon, yang mana kami bisa bicara melalui telpon.

sekian perkenalan saya dan mudah2an informasi ini dapat diterima dengan baik, serta Tuhan memberkati kita semuanya.

salam $ Doa kami,  hendratna.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kepada yth,<br />
bpk Tigor Silaban.<br />
di tempat.</p>
<p>setelah membaca artikel bapak masalah kali surabaya yang sedang dalam keadaan kurang bersih membuat perusahaan air minum surabaya dalam keadaan yang kurang sehat.</p>
<p>perkenankan saya memperkenalkan diri dengan nama hendratna asal surabaya sejak lahir, dan saat ini saya berdomisili di california, amerika sejak th.1999 dalam rangka mengantar anak-2 masuk sekolah di bay area ini.</p>
<p>untuk diketahui saya baru berada di surabaya bulan nopember yang lalu dalam rangka mensurvey pabrik2 yang mempunyai masalah dengan air limbahnya untuk membantu dalam meringankan beaya dan yang terutama untuk menetralisir air limbahnya menjadi air yang layak dibuang di sungai.<br />
dalam rangka tahap pertama kami akan membagikan semacam  kepada pabrik2 dan setelah diisi dikirimkan kembali kepada kami dan akan kami bahas dengan consultant yang ada di amerika ini,yang mana kami sebagai perwakilan atau distributor dari perusahaan tersebut yang mau membantu kami dalam masalah waste water treatmentnya.</p>
<p>sehubungan dan sejalan dengan ini kami ingin memohon petunjuk dan saran dari bapak mengenai permasalah-2an yang ada saat ini, mungkin dapat bekerjasama dalam hal ini.</p>
<p>kalau diperbolehkan apakah bisa mendapatkan address email bapak dan nomer telpon, yang mana kami bisa bicara melalui telpon.</p>
<p>sekian perkenalan saya dan mudah2an informasi ini dapat diterima dengan baik, serta Tuhan memberkati kita semuanya.</p>
<p>salam $ Doa kami,  hendratna.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.385 seconds -->
