Give comment to this article !
email this post
print this post


Menyimpan termometer merkuri

Category : Environment
Posted : April 17th, 2008 by Togar Silaban and 662 Views so far.

Bagi keluarga yang masih mempunyai anak balita, sering kali menghadapi anak yang demam panas. Ibu-ibu yang awas akan perubahan temperatur tubuh anaknya, biasanya menyimpan termometer di rumah agar dapat memonitor suhu tubuh anaknya dari waktu-kewaktu. Termometer yang banyak digunakan biasanya yang terbuat dari bahan kaca dimana didalamnya terdapat cairan. Termometer ini dapat dibeli di apotik atau toko obat, dan harganya cukup terjangkau.

Termometer yang banyak dipasaran dengan harga terjangkau adalah termometer yang menggunakan cairan merkuri, yang disimpan dalam bejana kaca tembus pandang. Bila temperatur disekitar termometer meningkat, maka cairan merkuri memuai dan menunjuk angka tertentu yang sekaligus merupakan angka temperatur yang diukur. Karena terbuat dari kaca, termometer ini sangat mudah pecah. Bila termometer pecah, cairan merkuri didalam termometer keluar ke alam bebas.

Sebagaimana diketahui, bahan merkuri adalah bahan yang berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Merkuri adalah logam berat yang dapat menjadi pencetus beberapa penyakit berbahaya. Merkuri bisa masuk ke dalam tubuh dan tersimpan dalam darah. Masuknya merkuri kedalam tubuh, dapat melalui makanan atau minuman yang tercemar bahan merkuri. Kalau pecahan termometer merkuri tersebar ke bahan-bahan di dalam rumah, maka secara langsung dapat membahayakan penghuni rumah. Bisa juga termometer pecah dan merkuri tumpah ke lantai. Bila lantai dibersihkan dengan air, maka air bekas pencucian yang tercemar merkuri masuk kedalam saluran drainase, maka merkuri akan mencemari lingkungan.

Karena itu bila menyimpan termometer merkuri di rumah, pastikanlah bahwa termometer itu tersimpan dengan baik, dan jangan sampai pecah. Atau kalau penyimpanan dan penggunaan tidak menjamin termometer dari kemungkinan pecah, ada baiknya menggunakan termometer non-merkuri.


2 Comments to “Menyimpan termometer merkuri”

  1. aloysius slamet

    jika termometer pecah di lantai apakah yang harus kita lakukan untuk mencegah penyakit karena nanti siang termometer saya jatuh karena anak yang menjatuhkan

  2. Togar Silaban

    Ya, termometernya disimpan ditempat yang aman, tidak terjangkau anak kecil, supaya tidak jatuh.

    Sebenarnya kalau dari segi undang-undang, bahan kimia merkuri itu masuk kategori B3 (Bahan Berbahaya Beracun). Kalau B3, ada prosedur tertentu untuk handlingnya, mulai dari penampungan s/d pemusnahan/pengolahan.

    Kalau termometer pecah di lantai, ya di bersihkan, bahan-bahan pembersihan harus dibungkus dengan baik supaya tidak bocor ke lingkungan sekitar.



Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>





Togar Arifin Silaban

Keep Our Cities Sustainable