Give comment to this article !
email this post
print this post


Going green, dari kampanye ke tindakan nyata.

Category : Environment, Capacity Building, Urban Development
Posted : April 28th, 2008 by Togar Silaban and 221 Views so far.

Gema pemanasan global semakin menjadi pusat perhatian. Di berbagai bagian dunia wacana perlindungan iklim dan perlindungan lingkungan semakin mendapat tempat yang lebih luas. Sejumlah media terkemuka, secara rutin menampilkan artikel dan feature tentang wacana green society (masyarakat hijau). Beberapa contoh yang bisa dicatat antara lain harian Kompas, yang secara berkala menampilkan tulisan tentang upaya peningkatan kualitas lingkungan. Tidak ketinggalan Metro TV juga menampilkan kampanye “green solutions”. Di tingkat global, CNN secara periodik menghadirkan tema “eco-solutions“.

Bahkan majalah terkemuka Time edisi 28 April 2008, berubah penampilannya. Kalau biasanya sampul majalah Time selalu didominasi warna merah, edisi akhir April 2008, Time tampil sampul berwarna hijau, sebagai wujud mendukung gerakan hijau. Sejumlah tulisan tentang upaya perlindungan iklim dibahas. Tidak ketinggalan juga majalah “Fortune”, edisi 28 April 2008 menampilkan beberapa artikel tentang peningkatan kualitas lingkungan.

Pemanasan global memang bukan sekedar wacana yang hanya dibahas pada forum khusus di lingkungan akademis, pemanasan global sudah menimbulkan dampak yang sangat serius diberbagai belahan dunia. Beberapa tulisan di majalah Time edisi 28 April 2008, menunjukkan sikap yang berkembang saat ini di negara Amerika. Meski pemerintah Amerika menolak meratifikasi Kyoto Protocol, berbagai lapisan di Amerika terus mendorong pemerintahnya untuk secara resmi mendukung upaya perlindungan iklim. Kelompok tenaga ahli dan sejumlah pengusaha mencoba berbagai upaya agar masyarakat Amerika menuntut pemerintahnya meningkatkan komitmen resmi terhadap pelindungan iklim global. Hal itu sebagai contoh peningkatan kepedulian terhadap perlindungan iklim.

Meningkatkan kampanye perlindungan iklim, atau yang dalam berbagai versi disebut sebagai “going green“, haruslah terus didukung dan disebarluaskan. Akan tetapi going green, tidak cukup hanya dikampanyekan dan diwacanakan. Going green harus dijabarkan menjadi tindakan nyata oleh semua orang di setiap tempat di muka bumi ini. Banyak orang yang memang masih bingung, apa yang harus diperbuat untuk mendukung gerakan going green. Mereka sebenarnya ingin ikut melakukan sesuatu, tapi masih tidak tau harus berbuat apa.

Sesungguhnya banyak sekali tindakan sederhana yang bisa dilakukan setiap orang untuk mendukung going green. Di semua lapisan dan tingkatan, ada sejumlah kegiatan yang bisa dilakukan untuk mendukung gerakan going green. Beberapa pihak sudah mengidentifikasi kegiatan yang dapat dilakukan untuk membantu upaya perlindungan iklim. Ada setidaknya 80 kegiatan yang bisa dilakukan, sebagai perwujudan kampanye perlindungan iklim. Ke 80 kegiatan itu dapat dikategorikan menjadi beberap kelompok. Salah satu contoh kegiatan yang juga membantu perlindungan iklim adalah kebiasaan menghemat energi, terutama mengurangi dan penghematan penggunaa listrik di rumah.

Ke delapan puluh upaya going green itu akan dituliskan dalam posting berikutnya. Secara struktur ke 80 kegiatan going green itu sebenarnya sudah termasuk dalam 21 rencana aksi BIOKRASI, yang sudah pernah ditulis sebelumnya. Going green, tidak cukup hanya sekedar kampanye, tidak cuma wacana, going green harus dijabarkan menjadi tindakan nyata. Semua orang bisa melaksanakan going green. Tidak ada alasan untuk menundanya.


2 Comments to “Going green, dari kampanye ke tindakan nyata.”

  1. kawu

    semoga “going green” tidak hanya sekedar menjadi slogan,
    semoga

  2. Raden Mas Angki

    @kawu: Mungkin selain slogan, alangkah baiknya ada punishment untuk pelanggaran pencemaran. Bukan begitu Pak Togar?



Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>





Togar Arifin Silaban

Keep Our Cities Sustainable