Give comment to this article !
email this post
print this post


Ayo Tinggalkan Plastik demi Lingkungan

Category : News
Posted : February 26th, 2009 by Togar Silaban and 523 views so far.

Kamis, 26 February 2009
SURABAYA(SINDO) – Plastik adalah ancaman bagi lingkungan. Karena itu, sudah selayaknya masyarakat meninggalkan kantong plastik dan beralih ke bahan lain.

Untuk mengampanyekan hal ini, kemarin Menteri Negara Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar mencanangkan Plastic Bag Free Day (PBFD) atau Hari Bebas Kantong Plastik. Pencanangan HBFD dilakukan di Sekolah Dasar Kristen (SDK) Santa Theresia Surabaya ditandai penandatanganan prasasti, pemberian tanda silang pada gambar kantong plastik, serta penanaman pohon di halaman SDK Santa Theresia.

Dalam pencanangan kemarin hadir pula Wali Kota Surabaya Bambang DH, Kepala Bappedal Jatim Dewi Putriatni, serta jajaran Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Surabaya. ”Plastik sangat tidak baik bagi lingkungan karena tidak mudah terurai. Butuh waktu puluhan atau ratusan tahun untuk menguraikan plastik di dalam tanah. Oleh sebab itu, kami canangkan hari bebas kantong plastik,” kata Witoelar seusai pencanangan.

Dijelaskannya,anak-anak sekolah menjadi sasaran efektif untuk sosialisasi hari bebas kantong plastik. Tujuannya, mereka ke depannya bisa menjadi kader lingkungan dan bisa menjelaskan bahaya plastik kepada masyarakat di sekitarnya.

Dia menginginkan ada gerakan nyata, baik di level pusat maupun daerah untuk menggalakkan gerakan ini. Witoelar yakin, jika gerakan dilakukan serius dan berhasil, maka akan bisa memperbaiki kualitas lingkungan. Di Surabaya misalnya, sampah plastik dianggap sebagai biang penuhnya tempat penampungan sampah (TPA).

Catatan DKP, pada 2007– 2008,tercatat ada penumpukan sampah 1.485 ton setiap harinya. Sebanyak 14% di antaranya atau 207 ton adalah sampah plastik. Pada 2008–2009 terjadi penurunan volume sampah menjadi 1.283 ton per hari.

Sementara sampah plastik mencapai 12% atau 153 ton. ”Sampah plastik memang harus dikurangi kalau tak ingin TPA Benowo cepat penuh. Plastik memang menjadi masalah serius TPA,” ungkap Kepala DKP Surabaya Hidayat Syah. (kukuh setyawan)

Sumber : Sindo


3 Comments to “Ayo Tinggalkan Plastik demi Lingkungan”

  1. Erly Silalahi

    Plastic Bag Free Day (PBFD merupakan salah satu langkah awal yang baik dalam upaya menyelamatkan lingkungan kita dari dampak buruk sampah plastik…
    Tapi, kita masih harus sama-sama berpikir langkah selanjutnya untuk reduksi sampah plastik ini…
    Oiya, saya pernah dengar ada bahan substitusi plastik yang dari segi fungsi sama dengan plastik namun lebih ramah lingkungan sebab dapat diuraikan dapat diuraikan dalam waktu yang jauh lebih singkat dari plastik (yang bisa terurai dalam ratusan tahun)…
    Bisa dibahas lebih detail ga pak di website ini?
    terima kasih…

  2. Togar Silaban

    Ada ahan “plastik” yang dibuat dari singkong.
    Belum tau berapa ongkos produksinya. Kalau harganya dekat dengan plastik biasa, tentu akan diupayakan. Saya belum dapat informasinya.

    Atau dibuat insentif untuk pemakaian bahan itu, sementara untuk kantong plastik diberi disinsentif.

  3. Erly Silalahi

    Sebagai info tambahan aja….
    kemarin saya ikut seminar di kampus…
    Ada 2 mahasiswa pemenang PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang memberikan sedikit penjelasan mengenai penelitian mereka yakni membuat plastik dengan menggunakan batang jagung yang memiliki kandungan selulosa tinggi sebagai campurannya…
    Dan jangka waktu tuk degradasi sekitar 6 minggu…penjelasan detailnya masih belum diberikan untuk mengantisipasi pencurian ide (kekayaan intelektual)…
    Terima kasih…



Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>





Togar Arifin Silaban

Keep Our Cities be Sustainable