News / Media Clipping

Di Laut Memanen Bahan Bakar Nabati

Published at September 5th, 2008 | 101 Views | No Comments

Kompas, Jumat, 5 September 2008 | 03:00 WIB

Oleh: YUNI IKAWATI

Menyurutnya minyak di perut bumi mendorong semangat para peneliti memburu energi alternatif ke mana pun, bahkan hingga ke laut. Selain energi dari gelombang dan arus, tumbuhan yang hidup di sana pun memendam energi melimpah, bahkan bakal menjadi ”emas hijau” pada masa mendatang. Jika itu terjadi, pemilik kendaraan bermotor tak perlu antre seharian untuk mendapat bahan bakar minyak. Memiliki 81.000 kilometer panjang pantai atau pesisir—terpanjang di dunia setelah Kanada—terbayang besarnya peluang Indonesia untuk kembali menjadi pengekspor minyak. Kali ini yang dipasarkan adalah bahan bakar nabati (BBN), bukan lagi bahan bakar minyak (BBM). …read more!

Amdal Bermasalah Butuh Standardisasi

Published at September 4th, 2008 | 81 Views | No Comments

Kompas, Kamis, 4 September 2008 | 01:22 WIB

Jakarta, Kompas - Sebelum pemberlakuan sanksi bagi pemrakarsa, konsultan, dan pemberi izin usaha terkait kajian analisis mengenai dampak lingkungan bermasalah, pemerintah diharapkan memiliki standar. Tanpa standardisasi, vonis sanksi akan terganjal perdebatan.
”Kajian amdal itu dokumen ilmiah dan justifikasi ilmiah dapat diperdebatkan. Karena itu, harus ada standar mutu amdal buruk dan baik itu seperti apa,” kata Ketua Badan Koordinasi Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) Indonesia Rivardi, yang juga Ketua PSL Universitas Riau, ketika dihubungi di Riau, Rabu (3/9). BKPSL beranggotakan 103 PSL di seluruh Indonesia. PSL terlibat dalam proses penyusunan amdal, sebagai konsultan dan penilai. …read more!

2 Tahun Sanksi Minimal

Published at September 3rd, 2008 | 64 Views | No Comments

Kompas, Rabu, 3 September 2008 | 01:07 WIB

Pemberi Izin dan Pemrakarsa Dapat Diberhentikan


Jakarta, Kompas - Kementerian Negara Lingkungan Hidup mengajukan usulan sanksi minimal 2 tahun bagi pemrakarsa dan pemberi izin usaha yang merusak lingkungan akibat ketidaklayakan kajian analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal. Pejabat pemberi izin pun dapat diberhentikan dengan tidak hormat.

Adapun denda minimal yang diusulkan senilai Rp 100 juta dan denda maksimal Rp 5 miliar. Usulan dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yang kini di tangan DPR. …read more!

MPOWER dan Rokok

Published at September 3rd, 2008 | 57 Views | No Comments

 

 

Kompas, Rabu, 3 September 2008 | 03:00 WIB

IPTEK

Oleh: IRWAN JULIANTO

Tanggal 12 Mei 1994, sebuah paket berisi 4.000 halaman dokumen internal rahasia industri rokok tiba di kantor Prof Stanton Glantz di Institut Pengkajian Kebijakan Kesehatan Departemen Kedokteran Universitas California, San Francisco. Pengirimnya anonim.

Dokumen yang dikirim itu ternyata amat mengejutkan karena membeberkan aktivitas dan kebohongan publik perusahaan rokok Brown & Williamson, anak perusahaan British American Tobacco (BAT). Tahun 1996, Prof Glantz dan timnya memublikasikan buku The Cigarette Papers, yang menawarkan intipan lewat lubang kunci bagaimana industri rokok bekerja. Buku ini tidak hanya mengubah secara mendasar persepsi masyarakat Amerika Serikat tentang industri rokok dan bagaimana mengubah kebijakan publik untuk meregulasi dan melitigasi industri rokok. …read more!

Jalan Raya Darmo Pun Lengang

Published at August 25th, 2008 | 61 Views | 1 Comment

Kompas, Senin, 25 Agustus 2008 | 14:07 WIB

Oleh:Aloysius B Kurniawan

Sekitar pukul 07.00, suasana Jalan Raya Darmo di jantung Kota Surabaya tidak seperti biasanya. Kali ini jalan itu tampak lengang. Hanya beberapa petugas dinas perhubungan dan polisi kelihatan berjaga- jaga dari depan Masjid Al-Falah (pertigaan Kebun Binatang Surabaya) sampai perempatan Darmo (persimpangan antara Jalan Raya Darmo dan Jalan Dr Soetomo). Keramaian manusia mulai terdengar di sekitar Taman Bungkul. Berbeda dengan ruas lain Jalan Darmo yang lengang, Taman Bungkul justru menjadi pusat menyemutnya warga Surabaya memanfaatkan momen Carfree Day. …read more!

Enam Jam tanpa Knalpot di Raya Darmo

Published at August 25th, 2008 | 35 Views | No Comments

Jawa Pos, 25 Agustus 2008
SURABAYA - Program car free day atau hari bebas kendaraan bermotor resmi diberlakukan di Jl Raya Darmo kemarin (24/8). Selama enam jam sejak pukul 06.00 hingga 12.00, seluruh badan jalan protokol itu tak boleh dilewati kendaraan bermotor. Namun, karena kurang matangnya persiapan dan sosialisasi, sejumlah pengendara tetap nekat nyelonong ke Jl Raya Darmo. Sebagian besar protes karena terjadi kemacetan di sejumlah jalur. …read more!

Awas, 4.900 Industri Tak Olah Limbah B3, Banyak yang Dibuang Di Sungai

Published at August 25th, 2008 | 111 Views | No Comments

Saturday, 23 August 2008 SURABAYA-SURYA-Pengelolaan limbah industri yang tergolong bahan berbahaya beracun (B3) di Jatim masih mengkhawatirkan. Buktinya dari sekitar 5.000 industri di Jatim, hanya 100 industri yang mengelola limbah B3 secara benar. Berarti ada sekitar 4.900 industri yang tidak mengolah limbah B3. Data ini berdasarkan jumlah industri yang dilayani oleh PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLi), satu-satunya perusahaan yang memiliki fasilitas pengelolaan limbah B3  berstandar internasional dan lokal. …read more!

Raya Darmo pun Bebas Ranmor

Published at August 25th, 2008 | 42 Views | No Comments


SINDO,  25 August 2008
SURABAYA  – ”Saya benar-benar tak menyangka kalau ada jalan di Surabaya dikosongkan. Begitu saya datang, saya sempat bertanyatanya.

Kalau seperti ini, saya setuju, bisa menekan tingkat polusi kota,” begitulah komentar Kida Hana,pengurus Paguyuban Reog Ponorogo ”Kukuh Sardhiloputro” ketika melihat langsung lengangnya Raya Darmo Surabaya kemarin. Wajar jika dia tidak pernah menyangka itu. Sudah jamak diketahui banyak orang kalau jalan-jalan di Surabaya dikenal superpadat.

Apalagi jalan arteri seperti Raya Darmo yang setiap harinya disibukkan macet. Orang luar Surabaya seperti dia pun tahu. Memang, khusus kemarin jalan itu dilengangkan.Ini dilakukan terkait program car free day(CFD).Tak ada kendaraan bermotor (ranmor) yang boleh melintas di jalan itu. Program ini diterapkan mulai pukul 06.00–12.00 WIB. …read more!

Ranmor ”Haram”di Raya Darmo

Published at August 21st, 2008 | 40 Views | No Comments

SURABAYA (SINDO),  Wednesday, 20 August 2008

Hari Minggu (24/8) nanti,mulai pukul 06.00–12.00 WIB,kendaraan bermotor bakal ”diharamkan” melintasi Jalan Raya Darmo Surabaya. Di hari dan jam itu,Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Surabaya menerapkan program hari tanpa kendaraan bermotor atau car free day (CFD). CFD sendiri telah dipersiapkan sejak Desember tahun lalu. Rencananya, program ini akan disusul dengan bike to work (B2K) atau beraktivitasdenganmengendarai sepeda. CFD sebenarnya pernah diterapkan 2002 lalu. …read more!

Car Free Day Dipertanyakan

Published at August 19th, 2008 | 40 Views | No Comments

Surya, Tuesday, 19 August 2008
SURABAYA - SURYA -Rencana penerapan sehari bebas kendaraan bermotor (car free day) di jantung kota Surabaya pada Minggu (24/8) mendatang disoal sejumlah pengguna jalan. Seperti diungkapkan Robertus, warga Dharmahusada Indah. Menurutnya kalau pemkot benar-benar menerapkan jalur bebas kendaraan bermotor, juga harus memberi solusi jalur alternatif.
“Kalau jalur protokol yang ditutup, sementara jalur alternatif  harus cari sendiri malah tidak hemat energi, karena buang-buang bensin. Ini karena jalurnya tentu lebih panjang,” cetus Robertus, Senin (18/8).
Senada keluhan Rusli, warga Pacarkeling. “Saya justru khawatir kalau jalur itu ditutup malah memberi kerugian di sisi lain. Misalnya dari sisi ekonomi,” ujar pria 45 tahun ini. …read more!

Pakan Depan, Selama 6 Jam Raya Darmo Bebas Kendaraan

Published at August 18th, 2008 | 33 Views | No Comments


Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Surya, Monday, 18 August 2008
SURABAYA - SURYA -Sehari bebas mobil (car free day) akan diterapkan di jalur tengah kota Surabaya pada Minggu (24/8) mendatang. Perempatan Jl Dr Soetomo hingga depan Masjid AL Falah (Jalan Raya Darmo) akan ditutup dari kendaraan roda empat sejak pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB. Program sehari bebas mobil ini sebenarnya sudah direncanakan beberapa bulan lalu. Namun baru terealisasi sekarang.

“Program ini tidak saja menekan tingkat polusi tapi sekaligus mengurangi pemanasan global dan dalam upaya hemat energi seperti halnya yang diserukan pemerintah pusat,” kata Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Togar Arifin Silaban, Minggu (17/8). …read more!

Tahap Awal, Dr Soetomo-Raya Darmo

Published at August 18th, 2008 | 37 Views | No Comments

Jawa Pos, 18 Agustus 2008 

Pemkot kembali menerapkan car free day. Menurut rencana, hari bebas kendaraan bermotor itu dimulai 24 Agustus mendatang. Untuk tahap awal, kawasan yang menjadi pilot project program itu mulai perempatan Jalan dr Soetomo-Jalan Raya Darmo hingga depan Al-Falah, dua jalur sekaligus.

Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Togar Silaban mengatakan, penerapan car free day bakal diberlakukan pukul 06.00-pukul 12.00. Kendati belum bisa maksimal 24 jam, pemkot berupaya agar operasional program car free day tersebut dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk mengurangi polusi udara lewat program itu. …read more!

Sanitasi 30.000 Desa Buruk

Published at August 6th, 2008 | 94 Views | No Comments

Kompas, Rabu, 6 Agustus 2008 | 00:44 WIB

Sebabkan Tingginya Kematian Anak
Trenggalek, Kompas - Sedikitnya 30.000 desa di 440 kabupaten di Tanah Air memiliki sanitasi lingkungan yang buruk. Ini berarti belum ada satu kabupaten pun yang masyarakatnya sudah berperilaku hidup sehat. Akibatnya, angka kesakitan masyarakat sangat tinggi, terutama diare, thypoid, dan kolera.  Direktur Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Wan Al Kadri di Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (5/8), mengatakan, buruknya sanitasi lingkungan disebabkan oleh perilaku masyarakat yang suka membuang air besar sembarangan, seperti di kebun dan di sungai, yang airnya juga mereka gunakan untuk mandi, mencuci, dan dikonsumsi sebagai air minum. …read more!

Pemuda Asia Pasifik Membahas Lingkungan

Published at July 28th, 2008 | 89 Views | 2 Comments

Jawa Pos, 28 Juli 2008

SURABAYA - Sejak kemarin (27/7) hingga Kamis (31/7), Surabaya menjadi tuan rumah Youth Camp ”We Care for the World”, sebuah perkemahan pemuda dari sebelas negara di Asia Pasifik. Mereka membahas berbagai hal. Salah satunya adalah isu-isu lingkungan dan perubahan iklim dari perspektif interfaith (lintas agama).

Peserta datang dari Australia, Selandia Baru, Fiji, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Singapore, Timor Leste, dan Vietnam. “Peserta berumur 18 tahun-25 tahun. Kira-kira jumlahnya 150 orang. Kami harap mereka akan menjadi agent of change isu-isu  lingkungan di negara masing-masing,” kata Humas Klub Tunas Hijau Nizam Wahyu Ardhika. …read more!

Bila Pejabat Pemkot Hobi Ngeblog, Terpaksa Korupsi Waktu untuk Upload Data

Published at July 24th, 2008 | 80 Views | 2 Comments

Harian Surya, Thursday, 24 July 2008

SURABAYA-Tak banyak pejabat Pemkot Surabaya yang melek internet. Bisa utak-atik web dan bikin tampilan halaman sendiri lewat situs. Mulai informasi pekerjaan hingga keluh-kesah kehidupan pribadi. Bagi Togar Arifin Silaban, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) hal itu sudah ditekuninya sejak 2006 silam.  Ada tiga web-blog yang ia kelola saat ini. www.togarsilaban.com, www.taolobutala.wordpress.com, dan satu lagi tak boleh dipublikasi. Lantaran isinya terkait pernak-pernik kehidupan pribadi pria yang dibesarkan di Tapanuli ini. …read more!

Togar Arifin Silaban

Keep Our Cities Sustainable